Terinspirasi dar buku karya A. Sonny Keraf berjudul “Krisis dan Bencana Lingkungan Hidup Global” Ketika sampai pada ujung jalan. Sebuah sungai memancar indah mengalirkan beberapa dedaunan yang mungkin tanpa sengaja terjatuh dari dahanya. Disana aku belajar bagaimana sebuah rantai keindahan alam berjalan mengikuti irama kehidupan. Semua terasa indah memang. Bukit itu secara tersirat menggambarkan sebuah tangga yang harus ku capai demi mendukung keindahan mimpi sebelumnya. Berpaling berikutnya adalah sebuah puncak tertinggi, membuatku terus berpikir bahwa mimpi itu berada disana. Dapatkah aku meraihnya, hanya sebuah langkah yang dapat membuktikanya. Menjadi yang hijau melihat sebuah hutan di antara dua bukit itu. Di sebelahnya terdapat lahan gersang yang sebelumnya adalah hutan. Hutan yang seharusnya tumbuh lebat. Namun, siapa sangka, ia tak bisa mencapai impianya untuk menjadi bintang dalam pemandangan laneskap itu. “Manusia memang angkuh dan egois, mimpiku dihancurkan h...